Sejarah Musik Rock di INDONESIA

 

Embrio kelahiran scene musik rock underground di Indonesia sulit dilepaskan dari evolusi rocker-rocker pionir era 70-an sebagai pendahulunya. Sebut saja misalnya God Bless, Gang Pegangsaan, Gypsy (Jakarta), Giant Step, Super Kid (Bandung), Terncem (Solo), AKA/SAS (Surabaya), Bentoel (Malang) hingga Rawe Rontek dari Banten. Mereka inilah generasi pertama rocker Indonesia. Istilah underground sendiri sebenarnya sudah digunakan Majalah Aktuil sejak awal era 70- an. Istilah tersebut digunakan majalah musik dan gaya hidup pionir asal Bandung itu untuk mengidentifikasi band-band yang memainkan musik keras dengan gaya yang lebih `liar’ dan `ekstrem’ untuk ukuran jamannya. Padahal kalau mau jujur, lagu-lagu yang dimainkan band- band tersebut di atas bukanlah lagu karya mereka sendiri, melainkan milik band-band luar negeri macam Deep Purple, Jefferson Airplane, Black Sabbath, Genesis, Led Zeppelin, Kansas, Rolling Stones, Rush hingga ELP. Tradisi yang kontraproduktif ini kemudian mencatat sejarah

namanya sempat mengharum di pentas nasional. Sebut saja misalnya El Pamas, Grass Rock (Malang), Power Metal (Surabaya), Adi Metal Rock (Solo), Val Halla (Medan) hingga Roxx (Jakarta). Selain itu Log jugalah yang membidani lahirnya label rekaman rock yang pertama di Indonesia, Logiss Records. Produk pertama label ini adalah album
ketiga God Bless, “Semut Hitam” yang dirilis tahun 1988 dan ludes hingga 400.000 kaset di seluruh Indonesia.

Menjelang akhir era 80-an, di seluruh dunia waktu itu anak-anak muda sedang mengalami demam musik thrash metal. Sebuah perkembangan style musik metal yang lebih ekstrem lagi dibandingkan heavy metal. Band- band yang menjadi gods-nya antara lain Slayer, Metallica, Exodus, Megadeth, Kreator, Sodom, Anthrax hingga Sepultura. Kebanyakan kota- kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Jogjakarta, Surabaya, Malang hingga Bali, scene undergroundnya pertama kali lahir dari genre musik ekstrem tersebut. Di Jakarta sendiri komunitas metal pertama kali tampil di depan publik pada awal tahun 1988. Komunitas anak metal (saat itu istilah underground belum populer) ini biasa hang out di Pid Pub, sebuah pub kecil di kawasan pertokoan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Menurut Krisna J. Sadrach, frontman Sucker Head, selain nongkrong, anak-anak yang hang out di sana oleh Tante Esther, owner Pid Pub, diberi kesempatan untuk bisa manggung di sana. Setiap malam minggu biasanya selalu ada live show dari band-band baru di Pid Pub dan kebanyakan band-band tersebut mengusung musik rock atau metal.

Band-band yang sering hang out di scene Pid Pub ini antara lain Roxx (Metallica & Anthrax), Sucker Head (Kreator & Sepultura), Commotion Of Resources (Exodus), Painfull Death, Rotor (Kreator), Razzle (GN’R), Parau (DRI & MOD), Jenazah, Mortus hingga Alien Scream (Obituary). Beberapa band diatas pada perjalanan berikutnya banyak yang membelah diri menjadi band-band baru. Commotion Of Resources adalah cikal bakal band gothic metal Getah, sedangkan Parau adalah embrio band death metal lawas Alien Scream. Selain itu Oddie, vokalis Painfull Death selanjutnya membentuk grup industrial Sic Mynded di Amerika Serikat bersama Rudi Soedjarwo (sutradara Ada Apa Dengan Cinta?). Rotor sendiri dibentuk pada tahun 1992 setelah cabutnya gitaris Sucker Head, Irvan Sembiring yang merasa konsep musik Sucker Head saat itu masih kurang ekstrem baginya.

Semangat yang dibawa para pendahulu ini memang masih berkutat pola tradisi `sekolah lama’, bangga menjadi band cover version! Di antara mereka semua, hanya Roxx yang beruntung bisa rekaman untuk single pertama mereka, “Rock Bergema”. Ini terjadi karena mereka adalah salah satu finalis Festival Rock Se-Indonesia ke-V. Mendapat kontrak rekaman dari label adalah obsesi yang terlalu muluk saat itu. Jangankan rekaman, demo rekaman bisa diputar di radio saja mereka sudah bahagia. Saat itu stasiun radio yang rutin mengudarakan musik- musik rock/metal adalah Radio Bahama, Radio Metro Jaya dan Radio SK. Dari beberapa radio tersebut mungkin yang paling legendaris adalah Radio Mustang. Mereka punya program bernama Rock N’ Rhythm yang
mengudara setiap Rabu malam dari pukul 19.00 – 21.00 WIB. Stasiun radio ini bahkan sempat disatroni langsung oleh dedengkot thrash metal Brasil, Sepultura, kala mereka datang ke Jakarta bulan Juni 1992. Selain medium radio, media massa yang kerap mengulas berita- berita rock/metal pada waktu itu hanya Majalah HAI, Tabloid Citra Musik dan Majalah Vista.

Selain hang out di Pid Pub tiap akhir pekan, anak-anak metal ini sehari-harinya nongkrong di pelataran Apotik Retna yang terletak di daerah Cilandak, Jakarta Selatan. Beberapa selebritis muda yang dulu sempat nongkrong bareng (groupies?) anak-anak metal ini antara lain Ayu Azhari, Cornelia Agatha, Sophia Latjuba, Karina Suwandi hingga Krisdayanti. Aktris Ayu Azhari sendiri bahkan sempat dipersunting sebagai istri oleh (alm) Jodhie Gondokusumo yang merupakan vokalis Getah dan juga
mantan vokalis Rotor.

Tak seberapa jauh dari Apotik Retna, lokasi lain yang sering dijadikan lokasi rehearsal adalah Studio One Feel yang merupakan studio latihan paling legendaris dan bisa dibilang hampir semua band- band rock/metal lawas ibukota pernah rutin berlatih di sini. Selain Pid Pub, venue alternatif tempat band-band rock underground
manggung pada masa itu adalah Black Hole dan restoran Manari Open Air di Museum Satria Mandala (cikal bakal Poster Café). Diluar itu, pentas seni MA dan acara musik kampus sering kali pula di “infiltrasi” oleh band-band metal tersebut. Beberapa pensi yang historikal di antaranya adalah Pamsos (SMA 6 Bulungan), PL Fair (SMA
Pangudi Luhur), Kresikars (SMA 82), acara musik kampus Universitas
Nasional (Pejaten), Universitas Gunadarma, Universitas Indonesia (Depok), Unika Atmajaya Jakarta, Institut Teknologi Indonesia (Serpong) hingga Universitas Jayabaya (Pulomas).

Berkonsernya dua supergrup metal internasional di Indonesia, Sepultura (1992) dan Metallica (1993) memberi kontribusi cukup besar bagi perkembangan band-band metal sejenis di Indonesia. Tak berapa lama setelah Sepultura sukses “membakar” Jakarta dan Surabaya, band speed metal Roxx merilis album debut self-titled mereka di bawah
label Blackboard. Album kaset ini kelak menjadi salah satu album speed metal klasik Indonesia era 90-an. Hal yang sama dialami pula oleh Rotor. Sukses membuka konser fenomenal Metallica selama dua hari berturut-turut di Stadion Lebak Bulus, Rotor lantas merilis album thrash metal major labelnya yang pertama di Indonesia, Behind The 8th Ball (AIRO). Bermodalkan rekomendasi dari manajer tur Metallica dan honor 30 juta rupiah hasil dua kali membuka konser Metallica, para personel Rotor (minus drummer Bakkar Bufthaim) lantas eksodus ke negeri Paman Sam untuk mengadu nasib. Sucker Head sendiri tercatat paling telat dalam merilis album debut dibanding band
seangkatan mereka lainnya. Setelah dikontrak major label lokal, Aquarius
Musikindo, baru di awal 1995 mereka merilis album `The Head Sucker’. Hingga kini Sucker Head tercatat sudah merilis empat buah album.

Dari sedemikian panjangnya perjalanan rock underground di tanah air, mungkin baru di paruh pertama dekade 90-anlah mulai banyak terbentuk scene-scene underground dalam arti sebenarnya di Indonesia. Di Jakarta sendiri konsolidasi scene metal secara masif berpusat di Blok M sekitar awal 1995. Kala itu sebagian anak-anak metal sering
terlihat nongkrong di lantai 6 game center Blok M Plaza dan di sebuah resto waralaba terkenal di sana. Aktifitas mereka selain hang out adalah bertukar informasi tentang band-band lokal daninternasional, barter CD, jual-beli t-shirt metal hingga merencanakan pengorganisiran konser. Sebagian lagi yang lainnya memilih hang out di basement Blok Mall yang kebetulan letaknya berada di bawah tanah.

Pada era ini hype musik metal yang masif digandrungi adalah subgenre yang makin ekstrem yaitu death metal, brutal death metal, grindcore, black metal hingga gothic/doom metal. Beberapa band yang makin mengkilap namanya di era ini adalah Grausig, Trauma, Aaarghhh, Tengkorak, Delirium Tremens, Corporation of Bleeding, Adaptor, Betrayer, Sadistis, Godzilla dan sebagainya. Band grindcore Tengkorak pada tahun 1996 malah tercatat sebagai band yang pertama kali merilis mini album secara independen di Jakarta dengan judul `It’s A Proud To Vomit Him’. Album ini direkam secara profesional di Studio Triple M, Jakarta dengan sound engineer Harry Widodo (sebelumnya pernah menangani album Roxx, Rotor, Koil, Puppen dan PAS).

Tahun 1996 juga sempat mencatat kelahiran fanzine musik underground pertama di Jakarta, Brainwashed zine. Edisi pertama Brainwashed terbit 24 halaman dengan menampilkan cover Grausig dan profil band Trauma, Betrayer serta Delirium Tremens. Di ketik di komputer berbasis system operasi Windows 3.1 dan lay-out cut n’ paste tradisional, Brainwashed kemudian diperbanyak 100 eksemplar dengan mesin foto kopi milik saudara penulis sendiri. Di edisi-edisi berikutnya Brainwashed mengulas pula band-band hardcore, punk bahkan ska. Setelah terbit fotokopian hingga empat edisi, di tahun 1997 Brainwashed sempat dicetak ala majalah profesional dengan cover
penuh warna. Hingga tahun 1999 Brainwashed hanya kuat terbit hingga tujuh edisi, sebelum akhirnya di tahun 2000 penulis menggagas format e-zine di internet  www.bisik.com). Media-media serupa yang selanjutnya lebih konsisten terbit di Jakarta antara lain Morbid Noise zine, Gerilya zine, Rottrevore zine, Cosmic zine dan
sebagainya.

29 September 1996 menandakan dimulainya sebuah era baru bagi perkembangan rock underground di Jakarta. Tepat pada hari itulah digelar acara musik indie untuk pertama kalinya di Poster Café. Acara bernama “Underground Session” ini digelar tiap dua minggu sekali pada malam hari kerja. Café legendaris yang dimiliki rocker gaek
Ahmad Albar ini banyak melahirkan dan membesarkan scene musik indie baru yang memainkan genre musik berbeda dan lebih variatif. Lahirnya scene Brit/indie pop, ledakan musik ska yang fenomenal era 1997 – 2000 sampai tawuran massal bersejarah antara sebagian kecil massa Jakarta dengan Bandung terjadi juga di tempat ini. Getah,
Brain The Machine, Stepforward, Dead Pits, Bloody Gore, Straight Answer, Frontside, RU Sucks, Fudge, Jun Fan Gung Foo, Be Quiet, Bandempo, Kindergarten, RGB, Burning Inside, Sixtols, Looserz, HIV, Planet Bumi, Rumahsakit, Fable, Jepit Rambut, Naif, Toilet Sounds, Agus Sasongko & FSOP adalah sebagian kecil band-band yang `kenyang’ manggung di sana.

10 Maret 1999 adalah hari kematian scene Poster Café untuk selama- lamanya. Pada hari itu untuk terakhir kalinya diadakan acara musik di sana (Subnormal Revolution) yang berujung kerusuhan besar antara massa punk dengan warga sekitar hingga berdampak hancurnya beberapa mobil dan unjuk giginya aparat kepolisian dalam membubarkan massa. Bubarnya Poster Café diluar dugaan malah banyak melahirkan venue- venue alternatif bagi masing-masing scene musik indie. Café Kupu- Kupu di Bulungan sering digunakan scene musik ska, Pondok Indah Waterpark, GM 2000 café dan Café Gueni di Cikini untuk scene Brit/indie pop, Parkit De Javu Club di Menteng untuk gigs punk/hardcore dan juga indie pop. Belakangan BB’s Bar yang super- sempit di Menteng sering disewa untuk acara garage rock-new wave-mellow punk juga rock yang kini sedang hot, seperti The Upstairs, Seringai, The Brandals, C’mon Lennon, Killed By Butterfly, Sajama Cut,
Devotion dan banyak lagi. Di antara semuanya, mungkin yang paling `netral’ dan digunakan lintas-scene cuma Nirvana Café yangterletak di basement Hotel Maharadja, Jakarta Selatan. Di tempat ini pulalah, 13 Januari 2002 silam, Puppen `menghabisi riwayat’ mereka dalam sebuah konser bersejarah yang berjudul, “Puppen : Last Show Ever”, sebuah rentetan show akhir band Bandung ini sebelum membubarkan diri.

Scene Punk/Hardcore/Brit/Indie Pop

Invasi musik grunge/alternative dan dirilisnya album Kiss This dari Sex Pistols pada tahun 1992 ternyata cukup menjadi trigger yang ampuh dalam melahirkan band-band baru yang tidak memainkan musik metal. Misalnya saja band Pestol Aer dari komunitas Young Offender yang diawal kiprahnya sering meng-cover lagu-lagu Sex Pistols lengkap dengan dress-up punk dan haircut mohawknya. Uniknya, pada perjalanan selanjutnya, sekitar tahun 1994, Pestol Aer kemudian mengubah arah musik mereka menjadi band yang mengusung genre british/indie pop ala The Stone Roses. Konon, peristiwa historik ini
kemudian menjadi momen yang cukup signifikan bagi perkembangan scene british/indie pop di Jakarta. Sebelum bubar, di pertengahan 1997 mereka sempat merilis album debut bertitel `…Jang Doeloe’. Generasi awal dari scene brit pop ini antara lain adalah band Rumahsakit, Wondergel, Planet Bumi, Orange, Jellyfish, Jepit Rambut, Room-V,
Parklife hingga Death Goes To The Disco.

Pestol Aer memang bukan band punk pertama, ibukota ini di tahun 1989 sempat melahirkan band punk/hardcore pionir Antiseptic yang kerap memainkan nomor-nomor milik Black Flag, The Misfits, DRI sampai Sex Pistols. Lukman (Waiting Room/The Superglad) dan Robin (Sucker Head/Noxa) adalah alumnus band ini juga. Selain sering manggung di Jakarta, Antiseptic juga sempat manggung di rockfest legendaris Bandung, Hullabaloo II pada akhir 1994. Album debut Antiseptic sendiri yang bertitel `Finally’ baru rilis delapan tahun kemudian (1997) secara D.I.Y. Ada juga band alternatif seperti Ocean yang memainkan musik ala Jane’s Addiction dan lainnya, sayangnya mereka tidak sempat merilis rekaman.

Selain itu, di awal 1990, Jakarta juga mencetak band punk rock The Idiots yang awalnya sering manggung meng-cover lagu-lagu The Exploited. Nggak jauh berbeda dengan Antiseptic, baru sembilan tahun kemudian The Idiots merilis album debut mereka yang bertitel `Living Comfort In Anarchy’ via label indie Movement Records. Komunitas-
komunitas punk/hardcore juga menjamur di Jakarta pada era 90-an tersebut. Selain komunitas Young Offender tadi, ada pula komunitas South Sex (SS) di kawasan Radio Dalam, Subnormal di Kelapa Gading, Semi-People di Duren Sawit, Brotherhood di Slipi, Locos di Blok M hingga SID Gank di Rawamangun.

Sementara rilisan klasik dari scene punk/hardcore Jakarta adalah album kompilasi Walk Together, Rock Together (Locos Enterprise) yang rilis awal 1997 dan memuat singel antara lain dari band Youth Against Fascism, Anti Septic, Straight Answer, Dirty Edge dan sebagainya. Album kompilasi punk/hardcore klasik lainnya adalah Still One, Still Proud (Movement Records) yang berisikan singel dari Sexy Pig, The Idiots, Cryptical Death hingga Out Of Control.

NB : akankah musik metal ,undergound  mengalami kemerdekaannya di indonesia

dan duduk sejajar dengan  jenis music lainnya hehehe dari segi komersial

Underground barathrum

salam metal \m/

teman teman  ada yang ytau nggga sama gryp band barathrum ..??

klw ngga da yang tau berartiaku kasitau sekarang

Barathrum adalah sebuah band azab Finlandia hitam. Mereka berasal dari Kuopio tetapi sejak kembali terletak di Helsinki. Huruf pertama dari album mereka full-length mantra “Heil Sova” (merujuk pada mainman band, Demonos Sova), yang melengkapi rencana semula mereka delapan album. Namun, ada rumor tentang rekor baru sejak aspera Anno dirilis. Sekarang desas-desus telah ternyata benar, sehingga Barathrum setidaknya sekali lagi masuk studio untuk merekam album baru.

Gaya musik dari lagu Barathrum fitur pertengahan tempo dengan pengaruh yang berbeda dari tindakan black metal awal, seperti Venom dan Celtic Frost. Kesepakatan lyrics dengan tema gaib dan agama, sering memuliakan Antikristus, seringkali cukup bercanda. Gramatikal, lyrics Demonos Sova adalah bengkok, jelas menunjukkan bahwa bahasa Inggris bukan bahasa pertama. Bahkan, fitur album nama di Finlandia, dengan kata-kata seperti Perkele dan Saatana (Setan). nama band ini latin dan diterjemahkan sebagai “Abyss” atau “Under World”.

nih bagi kawan kawan yang mau bawain agu nya di festivekl musik nih aku kasih link nya ..
cz tempo dulu aku pernah bawa lagu nya i festivel music
Ok deh prends … moga bermanfaat
KEEP SPIRIT ..

ROCK ON !

teknik harmonic untuk pemula

Harmonic
Harmonik merujuk pada nada bel-seperti Anda dapatkan dengan redaman tertentu frets pada fingerboard gitar. Perlu belajar harmonisa karena mereka dapat memberikan beberapa efek bermain yang sangat berguna.

Bagaimana Cara Kerja Harmonik?
Setiap kali Anda menyerang string gitar, suara yang Anda dengar adalah hasil dari sejumlah komponen yang berbeda yang ketika diambil bersama-sama, membentuk apa yang dikenal sebagai seri harmonis.

Suara dominan Anda dengar adalah dikenal sebagai fundamental. Ini adalah string bergetar   fingerboard  dan akibatnya elemen yang mendefinisikan pitch catatan. Namun, mereka nada lebih lanjut yang juga dapat didengar: ini hasil dari frekuensi yang lebih pendek bergetar sepanjang berbagai bagian string, adalah kelipatan ketat dari fundamental, dan dikenal sebagai harmonic, atau nada. Keseimbangan antara berbagai hamonics dan mendasar adalah apa yang menciptakan karakteristik tonal dari sebuah catatan akustik yang dihasilkan oleh instrumen apapun.

Seri Harmonic:
Anda dapat mendengar harmonis dalam isolasi dengan memainkan catatan diredam oleh tangan kiri pada titik-titik tertentu pada fingerboard gitar. Yang paling mudah untuk menghasilkan adalah harmonik oktaf. Pasang ujung jari Anda tepat di atas kedua belas fret pada setiap string (pastikan tidak benar-benar menekan di fret). Sekarang pilih dicatat bahwa. Semua Anda harus dengar adalah nada lonceng seperti. Ini adalah harmonik, yang mendasar yang telah diredam oleh jari Anda.

Lemparan dari harmonik yang Anda dengar tergantung pada divisi matematika dari string yang beresonansi. Dengan mematikan yang mendasar pada kedua belas fret, Anda membagi string di setengah. Resah yang kedua belas tepat di antara kacang dan jembatan. Hal ini dikenal sebagai harmonik pertama.

Jenis lain dari harmonisa yang mungkin juga: harmonik kedua string membagi menjadi tiga bagian yang sama, harmonik ketiga membaginya dalam empat, dan membagi harmonik keempat string menjadi lima segmen yang sama.

The frets untuk jenis harmonisa adalah: 12 fret = Pertama Harmonic, 7th/19th Frets = Kedua Harmonic, 5 fret = Ketiga Harmonic, Di antara Frets 4 dan 5, dan fret 16 = Harmonic Keempat, dan fret 3 = Kelima Harmonic. Berikut adalah diagram Mereka berlaku untuk setiap string:

Angka dalam kurung = Harmonic Jumlah
E] – 12 (1) —7/19 (2) – 5 (3) –4/16 (4) – 3 (5) –
B ]———————————————— –
G ]———————————————— –
D ]———————————————— –
A |———————————————— –
E ]———————————————— –

Buatan Harmonik:
Hal ini sebenarnya mungkin untuk bermain harmonisa untuk catatan apapun pada nada tersebut. Apa yang seseorang lakukan adalah: mereka resah catatan tertentu dari setiap string (memungkinkan mengambil 2 fret dari string pertama sebagai contoh) dan tangan kiri frets catatan dengan cara yang konvensional, sementara tangan kanan sekaligus bisu dan mencomot kata harmonis. Untuk contoh kita, fret dengan tangan kiri Anda fret ke-2 tali apapun. Sekarang, karena kedua belas setiap resah adalah, istirahat jari telunjuk Anda oktaf ringan di fret 14 senar sambil tetap menekan fret 2. Sekarang, dengan salah satu jari Anda yang lain, memetik catatan sementara jari telunjuk Anda masih ringan menekan di fret 14. Anda harus mendengar harmonik oktaf.  dan Anda mengikuti seri harmonis dengan string terbuka.

pinch  Harmonik:
Pada dasarnya hal yang sama seperti Artificial harmonic, ini memainkan harmonis dengan plectrum (PIC). Pertama, fret catatan biasanya dengan tangan kiri Anda. Kemudian, dengan tangan memilih Anda, pergi 12 frets di atas Anda resah tangan. Sekarang bagian yang sulit. Grip memilih Anda sehingga ujung dan ibu jari Anda mencuat sekitar jumlah yang sama. Lalu pilih string pada titik tertentu. thumb Anda HARUS sentuhan string singkat. memilih Anda harus membuat catatan bermain, dan ibu jari Anda harus membuat suara tidak terdengar Fundamental, meninggalkan Anda dengan harmonis! Harmonisa ini sangat populer di logam dan rusak. Anda juga dapat menghasilkan harmonisa mencubit (dan harmonisa buatan) pada titik-titik tertentu lainnya pada tali – hanya membagi string ke 3rds atau 4ths, dll seperti yang dijelaskan pada bagian seri harmonik dari pelajaran ini. Menggunakan pickup jembatan Anda biasanya akan memberikan suara yang lebih baik dengan pinch harmonis

STRING SKIPING

Berikut adalah pelajaran tentang string skipping, kutukan bagi kehidupan banyak seorang gitaris katanya sihhhhh ….. String skipping bisa sangat sulit untuk dilakukan, tetapi jika anda menguasai itu Anda dapat membuat lick terdengar hi-tech yang dapat membantu solo Anda yang sangat menonjol. langsung aja deh ..Mari kita mulai dengan pola berulang sederhana:

Gambar 1:
v = upstroke
^ = Downstroke Baca lebih lanjut

APA YANG DI MAKSUD DENGAN TEKNIK LEGATO

Pelajaran ini berisi berbagai LICK  dan latihan yang dirancang untuk mengembangkan teknik Legato seseorang.

Legato bisa  digambarkan sebagai: “halus, dan terhubung”. Ini dapat diperoleh  panjang “melantur” berjalan

Pada gitar, lari Legato,  dapat dicapai dengan menjalankan dengan hammer-ons, and/or pull-offs,  Dengan latihan berikut, mulailah pelan pelan, dan secara bertahap meningkatkan tempo. Saya sarankan menggunakan metronom.

LICK pertama

Untuk mendapatkan independensi dan kecepatan antara jari, cobalah LICk  ini.

e |-1h2 ———————————————- ————-|
B |-1h2 ———————————————- ————-|
G |-1h2 ———————————————- ————-|
D |-1h2 ———————————————- ————-|
A |-1h2 ————————————————————|
E |-1h2 ———————————————- ————-|

Play ini dengan jari telunjuk Anda pada fret  “1”, dan kedua jari Anda pada fret “2”.

Play ini lagi, tetapi menggunakan kedua jari Anda di fret “1”, dan jari ketiga Anda (jari manis) pada fret “2”.

Play ini lagi, tetapi sekarang menggunakan jari ketiga Anda (jari manis) untuk  fret “1”, dan pinky Anda untuk fret “2”.

Ini mungkin sulit pada awalnya, namun dengan praktek akan merasa lebih alami.

SIAPAKAH SLIPKNOT \m/

Slipknot adalah sebuah band heavy metal dari Des Moines, Iowa, yang dibentuk pada tahun 1995. Slipknot terdiri dari sembilan anggota. Para anggota band saat ini Sid Wilson, Joey Jordison, Paul Gray, Chris Fehn, James Root, Craig Jones, Shawn “Clown” Crahan, Mick Thomson, dan Corey Taylor. Setiap anggota band memakai topeng unik. Slipknot dibentuk pada 1995 dan mengalami beberapa perubahan line-up berikut independen mereka merilis demo pertama Mate. Mengumpan. Membunuh. Ulangi. pada tahun 1996. Album itu menampilkan vokalis asli, Anders Colsefini. Diri mereka berjudul, debut label besar, Slipknot, dirilis pada tahun 1999, yang menampilkan vokalis baru yang permanen, Corey Taylor, dan diikuti oleh Iowa pada tahun 2001 dan Vol. 3: (The Subliminal Verses) di tahun 2004. Pada 25 Agustus 2008, band kembali merilis album keempat, All Hope Is Gone, yang debuted di tempat teratas di Billboard 200 chart. Band ini merilis tiga DVD, termasuk Disasterpieces, yang bersertifikat quadruple-platinum di Amerika Serikat. Slipknot telah terjual lebih dari 14 juta album di seluruh dunia.

Pembentukan dan awal tahun (1995 – 1998)
Lihat juga: Mate. Mengumpan. Membunuh. Ulangi.

Formasi awal band bergabung mulai awal tahun 1992, ketika anggota band inti, percussionest Shawn “Clown” Crahan, vokalis Anders Colsefini, dan bassis Paul Gray mendapat bantuan dari gitaris Donnie Steele dan Quan Nong, dan menciptakan Painface. [1]

Pada bulan September 1995, band “The Pale Ones” diciptakan terdiri Crahan pada drum, Gray pada bass, Colsefini pada vokal, dan gitaris Steele. [2] Joey Jordison bergabung dengan band lama setelah, mengambil peran drummer dan, kemudian , Crahan pindah ke perkusi. [3] band terus mengembangkan visi mereka tentang apa yang akan band ini, memutuskan untuk menambahkan gitaris kedua, merekrut Josh Colsefini Brainard dan bergerak bersama untuk perkusi vokal. [4] Band ini memainkan pertunjukan live pertama dengan nama Meld pada 4 Desember 1995 di sebuah klub bernama Crowbar di Des Moines. [5] Tak lama setelah itu, Jordison mengusulkan penggantian nama band “Slipknot” setelah lagu yang akhirnya muncul di demo band Mate. Mengumpan. Membunuh. Ulangi. [6], band ini juga mulai bereksperimen dengan citra mereka, memakai make-up aneh dan akhirnya gambar anti-konsep yang dikembangkan terhadap anggota yang mengenakan topeng. [7] Sampai titik ini, band ini tetap tertutup terutama karena mereka keinginan untuk menunggu sampai musik mereka sepenuhnya dikembangkan. [6]Dengan banyak bahan siap, band ini mulai rekaman di studio lokal SR Audio dengan Sean McMahon. [9] Pada Februari 1996, gitaris Donnie Steele meninggalkan band karena kepercayaan Kristennya, meski anggota band lainnya dipersiapkan untuk membiarkan dia untuk tinggal, Steele memutuskan untuk pergi. [10] Penggantinya, Craig Jones, tiba pada tahap pencampuran proyek baru ini. [10] Pada April 4, 1996, Slipknot memainkan kinerja publik pertama mereka di Des Moines klub reggae Safari, di mana mereka memainkan sebagian besar pertunjukan awal mereka. [11] kedua mereka manggung di Safari itu bersama Stone Sour. [11] The band mulai menyadari lagi bahwa ada kebutuhan untuk perubahan, karena mereka menambahkan sampel rekaman mereka tetapi dapat tidak menghasilkan suara ini hidup. [12] Kemudian, Jones pindah ke waktu penuh sulaman dan Mick Thomson dibawa masuk untuk mengisi ruang pada gitar. [12] Setelah konflik atas pencampuran dan menguasai, band ini merilis sendiri album pertama Mate . Mengumpan. Membunuh. Ulangi. Halloween, 31 Oktober 1996. [13]

Dengan produksi album ini, Sean McMahon mulai membagikan itu antara perusahaan rekaman dan manajemen, yang mengakibatkan sering diputar di radio lokal dan, pada gilirannya, memenangkan tempat di Dotfest. [14] Slipknot telah kembali ke studio telah mengembangkan materi baru, yang menuntut lebih vokal melodi. [8] Sebagai hasilnya, Corey Taylor direkrut dari sesama Des Moines band Stone Sour; Colsefini ini pindah ke backing vokal dan perkusi. [8] Sementara bereksperimen dengan vokalis baru mereka, band ini terus melakukan menunjukkan di klub Safari, dalam salah satu yang Colsefini terkejut dan penggemar band-nya sama-sama di panggung mengumumkan bahwa ia meninggalkan band. [8] Kesenjangan pada perkusi diisi oleh Greg bekas, yang yang dikenal sebagai “Cuddles”. [15 ] Menjelang akhir 1997, band ini diberi nomor individu masing-masing dan mulai mengenakan baju seragam menunjukkan mereka. [16]

Pada awal 1998, band ini merekam demo, yang termasuk “Spit It Out”. [17] Slipknot Demo itu dikirim ke berbagai perusahaan rekaman, dan bersama popularitas di Internet dan bantuan dari mereka kemudian manajer Sophia John, bunga tumbuh dari perusahaan rekaman dan produser Ross Robinson akhirnya dihubungi. [17] The band, yang memiliki minat yang kuat dalam bekerja dengan Robinson, bertemu dengan dia dan kemudian memutuskan bahwa mereka akan bekerja bersama-sama. [18] Segera setelah itu, DJ Sid Wilson dibawa ke band setelah menunjukkan minat besar dan seolah-olah anggota band. [19] Dengan akuisisi Ross Robinson, bunga tumbuh dan band ini mulai mendapatkan tawaran dari perusahaan rekaman. [20] Pada tanggal 6 Juli 1998 bekas diminta untuk meninggalkan band ini menjadi yang pertama (dan satu-satunya) band anggota untuk akhirnya dipecat dari band. [21] Chris Fehn digantikan bekas di perkusi dan pada 8 Juli mereka menandatangani kontrak dengan Roadrunner Records. [21] [22] Debut album dan sukses komersial (1998-2001)
Artikel utama: Slipknot (album)

Slipknot “(sic)” (1999)
Putar suara
16 kedua sampel dari Slipknot’s “(sic)”. Album debut mereka jauh lebih cepat daripada Mate album mereka sebelumnya. Mengumpan. Membunuh. Ulangi. dan, dengan sembilan anggota, musik mereka sudah jauh lebih mendalam. [23]
Masalah mendengarkan file ini? Lihat media membantu.

Pada akhir 1998, Slipknot masuk studio rekaman untuk mengerjakan album debut mereka. [24] Pada awal tahun baru, gitaris Brainard memutuskan untuk meninggalkan band karena alasan pribadi. [25] Penggantinya, James Root, band dengan leaft garis-up mereka tetap. [23] Perekaman selesai pada awal 1999, dengan “Me Inside” dan “Kesucian”, [26] dan band menghadiri Ozzfest yang dimulai pada bulan Maret. [13] Pada tanggal 29 Juni 1999, band ini merilis eponymous album Slipknot. [27] Mengenai album, Rick Anderson dari Allmusic menulis “Kau pikir itu berat Limp Bizkit? Mereka sedang The Osmonds. Slipknot adalah sesuatu yang sama sekali berbeda.” [27] The band dilakukan di Livin La Vida Loco tur dalam mendukung Slipknot. [28]

Slipknot termasuk variasi dirilis sebelumnya lagu, termasuk “(sic)”; sebuah versi dari lagu sebelumnya “Slipknot”. Versi ini lebih cepat daripada sebelumnya mereka rekaman dan intensitas perubahan ini disambut oleh para penggemar lama. [23] Pada tahun yang sama, Slipknot merilis home video Welcome to Our Neighborhood (yang kemudian dirilis di DVD pada tahun 2003). [29 ] Pada awal tahun 2000, Slipknot, meraih platinum, pertama untuk album dirilis oleh Roadrunner Records. [30] Pada Juli 2001, Q bernama Slipknot sebagai salah satu “50 TERBERAT Album of All Time”. [31]
Iowa dan sisi proyek (2001-2003)
Artikel utama: Iowa (album)

Setelah kesuksesan debut mereka, Slipknot memutuskan untuk memasuki studio lagi untuk album kedua. Pada saat itu, band ini telah menciptakan basis penggemar yang besar, dan harapan untuk menindaklanjuti album mereka yang besar. Mereka kembali ke studio pada awal tahun 2001 untuk bekerja pada sebuah album baru. [32] Iowa, band album kedua dengan Roadrunner Records, dirilis pada 28 Agustus 2001. Jason Birchmeier dari Allmusic berkata “Ini benar-benar semua yang Anda bisa minta dalam sebuah album Slipknot, dan kemudian beberapa”, [33] dan David Fricke dari Rolling Stone disebut album “catatan besar pertama dari logam nu era.” [34] itu juga sukses secara komersil, memuncak pada nomor tiga di tangga album Billboard, dan pada nomor satu di chart album Inggris. [35] Pada pertengahan tahun 2001, band ini sekali lagi melakukan tur dengan Ozzfest, [13] dan dilakukan dalam membunuh The Industry tur dalam mendukung lowa. [36] The band juga muncul di lokasi konser tahun 2002 film Roller. [37] Pada tahun yang sama, sementara tur Eropa di Iowa mereka World Tour, [38] BBC mengatakan bahwa Slipknot mencuri pertunjukan dan terbukti menghibur setelah band tampil di Reading Festival di Inggris. [39] Setelah berkeliling Eropa, band ini tampil di berbagai tempat di Jepang untuk Jepang Iowa Tour. [40] Pada tahun yang sama, Slipknot merilis visual kedua output dengan merilis DVD Disasterpieces. [41]

2002 juga melihat serius pertama untuk proyek-proyek musik anggota Slipknot di luar band. Taylor vokalis dan gitaris Root menghidupkan kembali band mereka Stone Sour dengan merilis album perdana mereka eponim Stone Sour. [42] Drummer Jordison juga punya proyek sendiri di mana ia mengambil peran dalam Murderdolls gitaris. [43] Slipknot direncanakan untuk bekerja pada album ketiga menjelang akhir 2002, tetapi band ini mengalami masalah. [44] Pada saat ini ada rumor mengenai apakah band itu terbelah dan kemungkinan album ketiga. [23] Pada pertengahan tahun 2003 Crahan juga memiliki proyek sampingan baru, To My Kejutan, di mana ia bekerja dengan produser Rick Rubin. [45]Vol. 3: (The Subliminal Verses), 9.0 Live, dan proyek sisi (2003-2007)
Artikel utama: Vol. 3: (The Subliminal Verses) dan 9,0: Live

“Itu adalah kelahiran kembali Slipknot, kau tahu apa yang saya maksud itu seperti … kami akan kembali bersama-sama, mendorong keluar getaran yang sudah di sana dan agak mulai menarik orang menjauh. Tapi kita tahu bahwa Anda tahu, kita lakukan ruang harus Anda tahu, kita perlu membiarkan orang-orang yang kadang-kadang “.

– Paul Gray pada album ketiga Slipknot [46]

Pada akhir 2003, Slipknot mulai menulis dan merekam dengan produser Rick Rubin, [47] yang sebelumnya telah bekerja dengan artis seperti Johnny Cash, System of a Down, dan Slayer. [13] [48] Roadrunner Records juga mengumumkan mereka tidak akan lagi akan mendistribusikan Slipknot’s album di Skandinavia, karena istilah keuangan. Namun berhasil Slipknot pena kesepakatan dengan Nuclear Blast Records pada awal 2003 untuk rilis di Skandinavia. Band ini merilis album ketiga mereka, Vol. 3: (The Subliminal Verses) pada 24 Mei 2004, yang memuncak pada # 2 di Billboard 200. [49] Johnny Loftus dari Allmusic disebut album “yang memuaskan, carefully crafted representasi [band’s] karir-to-date”, [50] sementara Robert Cherry of Rolling Stone berkata album “eksperimen dengan ekstrem bahkan lebih baru, yang dalam kasus Slipknot berarti tunefulness dan struktur lagu tradisional.” [51] Judul album menunjukkan bahwa ini adalah album ketiga mereka, anggota band kemudian disebutkan bahwa mereka tidak menganggap Mate. Mengumpan. Membunuh. Ulangi. sebagai sebuah album yang mencerminkan band. [52] Pada tahun 2004, band melakukan tur keliling di Ozzfest untuk ketiga kalinya, [53] pada tahun yang sama mereka membuat penampilan pertama mereka di Download Festival [54] dimana Jordison menggantikan drummer Metallica Lars Ulrich setelah ia dilarikan ke rumah sakit. [55] Pada tahun 2005, Slipknot membuat hidup Penampilan tanpa perkusi Crahan-yang mendukung istrinya selama penyakit-termasuk mereka kembali ke Download Festival. [56]  Slipknot merilis album live pertama mereka, 9.0: Live yang termasuk rekaman dari pertunjukan di Phoenix, Las Vegas, Osaka, Singapura, dan Tokyo. Album ini dirilis pada tanggal 1 November 2005 dan memuncak pada # 17 di Billboard 200. [57] Pada tahun 2006, band ini memenangkan mereka yang pertama dan satu-satunya Grammy untuk Best Metal Performance dengan “Sebelum aku Lupakan”. [58] Kemudian pada tahun itu , Slipknot merilis DVD ketiga Voliminal: Di dalam Sembilan. [59]

Beberapa anggota band berkolaborasi dengan artis lain di Roadrunner United: The All-Star Sessions CD dirilis pada Oktober 2005. On the record, Jordison diangkat menjadi “kapten tim”. [60] Root, Taylor, dan Gray juga berkontribusi ke album. [61] Pada tahun 2006, Akar dan Taylor sekali lagi kembali dengan Stone Sour merilis album kedua mereka Ayo Apa ( pernah) Mei. [62] Jordison ini diposisikan sebagai drumer di beberapa band sementara tur termasuk; Departemen (2006) dan Metallica (2007). [63] [64] Ia juga diproduksi 3 Inches Darah album ketiga Fire Up the Blades yang dirilis pada awal tahun 2007. [65] Kemudian di tahun Crahan mengungkapkan proyek sampingan baru, Dirty Little Rabbits. [66] All Hope Is Gone (2008-2009)Slipknot merilis album keempat All Hope Is Gone pada 20 Agustus 2008. Ini adalah album pertama Slipknot pernah puncak pada nomor 1 di Billboard 200. [67] [68] The Album telah pergi untuk menjual 825.000 kopi di Amerika Serikat, telah mendapat sertifikasi Emas, dan telah melahirkan single dengan 5 ketiga Mati satu Kenangan mencatat di # 1 di Hot 100 Mainstream Rock trek. Persiapan untuk album dimulai pada bulan Oktober 2007 dengan merekam terdesak mundur ke Februari 2008. [69] Untuk rilis ini band mengekspresikan ketertarikannya membuat album terberat mereka to-date dengan perluasan dari riffing metal thrash diperkenalkan pada Vol. 3: (The Subliminal Verses). [70] Namun, mereka juga ingin membuat rekor mereka yang paling eksperimental, dan ingin memasukkan lebih banyak gitar akustik dan melodi vokal, serta memperkenalkan hi-hat dan cymbal ke perkusi tambahan. [ 71] [72] Album ini pertama band bekerja dengan Dave Fortman sebagai produser. [73] Seiring dengan album debut band “berevolusi” masker dan seragam, yang cocok dengan gaya album. [74] Slipknot judul yang Mayhem Festival pertama kalinya festival di bulan Juli dan Agustus 2008. [75] Band ini dijadwalkan untuk bermain di Reading dan Leeds Festival pada bulan Agustus 2008, namun terpaksa membatalkan setelah drummer Joey Jordison patah pergelangan kaki. [76]
Slipknot di 2008’s Mayhem Festival.

Slipknot juga tur Australia, Jepang, Eropa, dan Inggris Raya pada akhir bulan tahun 2008, dengan band-band Machine Head dan Children of Bodom pembuka di konser mereka. [77] Inggris itu diumumkan pada tanggal 20 Agustus untuk awal Desember wisata . [78] Slipknot juga terpaksa membatalkan pertunjukan mereka di Israel, karena 2 dari anggota keluarga memiliki masalah, dinyatakan oleh Corey bahwa acara ini akan dijadwal ulang ke tur. [79]

“Jahanam”
Putar suara
“Gehenna” lebih atmosfer menggabungkan sisi Slipknot, mengingatkan pada “prosthetics”, “Kemurnian”, dan “Kulit Tiket” dari dua album pertama mereka. [80]
Masalah mendengarkan file ini? Lihat media membantu.

Pada musim panas tahun 2009, Slipknot membuat beberapa penampilan di festival Eropa, terutama untuk Sonisphere Festival belanda dan Spanyol kaki, dan pertunjukan di Jerman headlining’s Rock am Ring dan Rock im Park festival dan Inggris Download Festival. Menyelesaikan band All Hope is Gone World Tour dengan pertunjukan di Trinity tahunan pertama dari Perayaan Halloween Terrors yang berlangsung di The Palms Resort dan Casino pada tanggal 1 November 2009. [81]

Pada bulan Agustus 2009, Slipknot memenangkan dua Kerrang! penghargaan, termasuk tindakan live terbaik. Mereka juga terpilih sebagai band internasional terbaik. [82] 1 Ini telah dikonfirmasi oleh Corey bahwa band akan terjadi lagi liburan pendek setelah All Hope Is Gone World Tour, jadi ia bisa kembali di studio dengan Stone Sour juga untuk mengerjakan album solonya.

Pada tanggal 9 September 2009, Slipknot kembali merilis album Slipknot slipknot sebagai 10th Anniversary – Limited Edition. Fitur album 25 lagu, termasuk album asli serta jarang demo, remix, langka b-pihak dan banyak lagi. DVD, berjudul “dari (sic): Your Nightmares, Our Dreams”, berisi rekaman adegan di belakang dari band dari tahun 1999 serta video musik dan ekstra lainnya. [83]

Pada 17 September 2009, Shawn Crahan mengungkapkan bahwa ia menulis dan merilis sebuah buku berjudul The Apocalyptic Nightmare Journey; menceritakan perjalanan berada di Slipknot, tidak ada tanggal yang dikenal ketika buku itu akan dirilis. Ia juga memulai pertunjukan galeri seni sendiri, menjual foto-foto, lukisan, dan kanvas sidik jari. [79]

Pada tanggal 18 Desember 2009, Slipknot merilis sebuah film pendek tentang lagu yang diambil dari Snuff All Hope Is Gone album. [84]
Pengaruh dan gaya
Sid Wilson dan Shawn “Clown” Crahan di konser di Wisconsin pada tahun 2005.

Band ini menyatakan bahwa pengaruh utama mereka termasuk Kiss, Black Sabbath, Slayer, Judas Priest, Metallica, White Zombie, Led Zeppelin dan Beastie Boys. [85] [86] [87] [88] Death metal, black metal dan heavy metal telah disebutkan sebagai pengaruh utama pada arah musik band bersama nu metal, kategori band umumnya terdaftar sebagai. [89] [90] [91] [92] Mereka juga menyatakan bahwa mereka dipengaruhi oleh band-band industri seperti Kepala Daud, Godflesh dan Skinny Puppy serta Neurosis dan rimba musik seperti Roni Size. [93] [94]

Slipknot dipandang sebagai pelopor dari New Wave of American Heavy Metal mengembangkan merek ramping dan agresif logam terbentuk dari thrash metal, Metalcore dan juga death metal. Dalam hal ini mereka dapat dibandingkan dengan kelompok-kelompok seperti Pantera, Machine Head, Biohazard, Life of Agony, dan Prong dan dikenal karena sering kali kacau dan energik live. [95] [96] [97] performa ekstrim gaya yang diberikan oleh mereka besar line-up yang menampilkan tipikal sangat down-tuned guitar set-up (memimpin, irama, dan bass gitar), dua percussionists selain drumer utama, dan elektronik (samplers dan turntable). [98] Robert Cherry of Rolling Stone membandingkan band suara untuk “melahap sebuah mesin penebah drum militer korps”. [51]

Kerja awal mereka menjadi tuan rumah beragam gaya vokal, mulai dari menggeram vokal, rap dan kadang-kadang melodi bernyanyi. [98] Dalam karya yang lebih baru, gaya vokal ini tetap ada, tapi sekarang mencakup lebih merdu bernyanyi serta kurang mengetuk. [50 ] Liriknya umumnya mengikuti nada yang sangat agresif dan fitur tema-tema seperti kegelapan, nihilisme, marah, benci, cinta, hal membenci orang dan psikosis. [13] [50] Rick Anderson dari Allmusic menganggap kelompok lirik sebagai “tidak umum yg boleh dipetik pada keluarga Situs “. [27] Ada kontroversi seputar Slipknot’s lyrics, termasuk kasus di mana sepasang pembunuh muda menyalahkan lirik dari lagu” Disasterpiece “kejahatan keji mereka [99] dan kasus pada tahun 2006 di mana lirik dari lagu “Surfacing” ditemukan di lokasi kuburan merampok. [100]
Image dan identitas

Ini cara kami menjadi lebih akrab dengan musik. Ini adalah cara bagi kita untuk menjadi sadar siapa kita dan apa yang kita lakukan di luar musik. Ini adalah cara bagi kita untuk jenis merangkak di dalamnya dan dapat menggunakannya.

– Corey Taylor pada masker [101]

Band ini dikenal dengan gambar menarik perhatian: anggota pencocokan mengenakan jumpsuit seragam, dan setiap orang memiliki topeng yang unik. [13] Di masa lalu, mereka memiliki fitur Jumpsuits barcode UPC besar tercetak di bagian belakang dan lengan, yang identik dan membuat nomor barcode yang sama barcode pada demo pertama mereka, Mate. Mengumpan. Membunuh. Ulangi. [23] Selain dari nama asli mereka, anggota band ini disebut dengan angka-angka nol sampai delapan. [13]

Dengan setiap album baru, Slipknot telah menggunakan topeng dan terusan baru. [102] [103] Topeng tidak berubah secara dramatis dengan mereka merilis album kedua dan ketiga, sebagai topeng lebih dari sebuah perpanjangan dari apa yang mereka sebelumnya itu. Jordison berbicara mengenai masalah dalam sebuah wawancara pada tahun 2004, menyatakan bahwa perubahan dalam masker adalah untuk menunjukkan perbedaan dalam pertumbuhan dan usia. [104] Selama video musik dan konser tunggal mereka “Vermilion” perubahan band masing-masing mati topeng topeng terbuat dari cetakan wajah mereka sendiri. [105] Juga pada tahun 2004, Gray menyatakan bahwa perusahaan efek-efek khusus Screaming Mad George topeng mereka dari siklus album ketiga mereka, [106] dan gambar-gambar band topeng dari siklus album kedua mereka dapat ditemukan di situs web SMG. [107]

Topeng telah menjadi subyek dari banyak kritikan, umumnya dianggap sebagai sebuah alat untuk mencoba menjual produk mereka. [108] Band sangat keberatan dengan klaim-klaim ini, menyatakan bahwa topeng digunakan untuk menarik perhatian dari diri mereka sendiri dan meletakkannya di musik. [109] Beberapa anggota mengatakan bagaimana topeng adalah representasi visual tentang bagaimana musik membuat mereka merasa dan bagaimana mereka menempatkan para anggota dalam binatang-seperti mentalitas. [46] [104] The overall dan nomor perpanjangan gambar anti-konsep yang mereka ciptakan dengan masker. [23] integritas masker juga merupakan topik kritik sebagai anggota band telah muncul di luar Slipknot tanpa topeng. Masalah ini telah ditangani oleh sebagian besar anggota band. Crahan perkusi secara khusus ditujukan masalah selama wawancara di The Saus ketika membahas 2006 mereka merilis DVD Voliminal: Di dalam Sembilan, menyatakan bahwa masker selalu akan menjadi bagian dari acara Slipknot. [110]
Penyucian topeng

Dimulai pada 1 April 2008, Slipknot’s official website mulai menampilkan splash penggoda untuk mempromosikan All Hope Is Gone. Selama proses ada sekitar 18 splash penggoda, sembilan pertama ditampilkan band baru mereka topeng yang besar, namun tampaknya terakhir menunjukkan sosok-sosok gelap dengan apa yang biasa tampak seperti ukuran kepala. Selama perekaman video yang menembak untuk Psikososial, masker yang api penyucian dapat dilihat yang dibakar di latar belakang. Wawancara dengan James Root mengungkapkan bahwa “mereka mewakili ego yang Slipknot.” [111]
Kontroversi dengan masker

Citra band telah mulai kontroversi selama bertahun-tahun. Sebagian dari kontroversi berasal dari band Mushroomhead, yang bersama fans mereka, Slipknot mengklaim bahwa mereka mencuri gambar. [112] Pada tahun 2009, Mushroomhead vokalis Waylon Reavis menyatakan bahwa perseteruan telah berakhir. [113] sumber lain kontroversi itu band tahun 2005 gugatan terhadap Burger King, perusahaan mengklaim bahwa menciptakan iklan berdasarkan Coq band Roq untuk memanfaatkan citra Slipknot. [114] Para pengacara band Burger King mengklaim bahwa telah menghubungi band label untuk mendapatkan Slipknot untuk mengambil bagian dalam sebuah “kampanye iklan dirancang untuk memotivasi anak muda untuk memilih “. [115] Burger King menanggapi sesuai dengan countersuit, dan pada yang sesuai dengan menunjukkan bahwa banyak band-band lain, seperti Mr Bungle, Mushroomhead, Mudvayne, Kiss, Insane Clown Posse dan Gwar telah menggunakan topeng sebagai bagian dari citra mereka, meskipun setelah diskusi pribadi kampanye periklanan dijatuhkan. [114] [1
Artikel utama: All Hope Is Gone

Slipknot merilis album keempat All Hope Is Gone pada 20 Agustus 2008. Ini adalah album pertama Slipknot pernah puncak pada nomor 1 di Billboard 200. [67] [68] The Album telah pergi untuk menjual 825.000 kopi di Amerika Serikat, telah mendapat sertifikasi Emas, dan telah melahirkan single dengan 5 ketiga Mati satu Kenangan mencatat di # 1 di Hot 100 Mainstream Rock trek. Persiapan untuk album dimulai pada bulan Oktober 2007 dengan merekam terdesak mundur ke Februari 2008. [69] Untuk rilis ini band mengekspresikan ketertarikannya membuat album terberat mereka to-date dengan perluasan dari riffing metal thrash diperkenalkan pada Vol. 3: (The Subliminal Verses). [70] Namun, mereka juga ingin membuat rekor mereka yang paling eksperimental, dan ingin memasukkan lebih banyak gitar akustik dan melodi vokal, serta memperkenalkan hi-hat dan cymbal ke perkusi tambahan. [ 71] [72] Album ini pertama band bekerja dengan Dave Fortman sebagai produser. [73] Seiring dengan album debut band “berevolusi” masker dan seragam, yang cocok dengan gaya album. [74] Slipknot judul yang Mayhem Festival pertama kalinya festival di bulan Juli dan Agustus 2008. [75] Band ini dijadwalkan untuk bermain di Reading dan Leeds Festival pada bulan Agustus 2008, namun terpaksa membatalkan setelah drummer Joey Jordison patah pergelangan kaki. [76]Slipknot juga tur Australia, Jepang, Eropa, dan Inggris Raya pada akhir bulan tahun 2008, dengan band-band Machine Head dan Children of Bodom pembuka di konser mereka. [77] Inggris itu diumumkan pada tanggal 20 Agustus untuk awal Desember wisata . [78] Slipknot juga terpaksa membatalkan pertunjukan mereka di Israel, karena 2 dari anggota keluarga memiliki masalah, dinyatakan oleh Corey bahwa acara ini akan dijadwal ulang ke tur. [79]

“Jahanam”
Putar suara
“Gehenna” lebih atmosfer menggabungkan sisi Slipknot, mengingatkan pada “prosthetics”, “Kemurnian”, dan “Kulit Tiket” dari dua album pertama mereka. [80]
Masalah mendengarkan file ini? Lihat media membantu.

Pada musim panas tahun 2009, Slipknot membuat beberapa penampilan di festival Eropa, terutama untuk Sonisphere Festival belanda dan Spanyol kaki, dan pertunjukan di Jerman headlining’s Rock am Ring dan Rock im Park festival dan Inggris Download Festival. Menyelesaikan band All Hope is Gone World Tour dengan pertunjukan di Trinity tahunan pertama dari Perayaan Halloween Terrors yang berlangsung di The Palms Resort dan Casino pada tanggal 1 November 2009. [81]

Pada bulan Agustus 2009, Slipknot memenangkan dua Kerrang! penghargaan, termasuk tindakan live terbaik. Mereka juga terpilih sebagai band internasional terbaik. [82] 1 Ini telah dikonfirmasi oleh Corey bahwa band akan terjadi lagi liburan pendek setelah All Hope Is Gone World Tour, jadi ia bisa kembali di studio dengan Stone Sour juga untuk mengerjakan album solonya.

Pada tanggal 9 September 2009, Slipknot kembali merilis album Slipknot slipknot sebagai 10th Anniversary – Limited Edition. Fitur album 25 lagu, termasuk album asli serta jarang demo, remix, langka b-pihak dan banyak lagi. DVD, berjudul “dari (sic): Your Nightmares, Our Dreams”, berisi rekaman adegan di belakang dari band dari tahun 1999 serta video musik dan ekstra lainnya. [83]

Pada 17 September 2009, Shawn Crahan mengungkapkan bahwa ia menulis dan merilis sebuah buku berjudul The Apocalyptic Nightmare Journey; menceritakan perjalanan berada di Slipknot, tidak ada tanggal yang dikenal ketika buku itu akan dirilis. Ia juga memulai pertunjukan galeri seni sendiri, menjual foto-foto, lukisan, dan kanvas sidik jari. [79]

Pada tanggal 18 Desember 2009, Slipknot merilis sebuah film pendek tentang lagu yang diambil dari Snuff All Hope Is Gone album. [84]
Pengaruh dan gaya

dari berbagai sumber ..

\m/ METAL IS NEVER DIE \m/